KEMENKO PANGAN MATANGKAN PERSIAPAN KEIKUTSERTAAN INDONESIA PADA GREEN X EXPO 2027 DI JEPANG

by | Jun 28, 2026 | Artikel, Interview | 0 comments

Oleh : Yaya Sunaryo & Ryo Disastro

Jakarta – Pemerintah Indonesia mulai mematangkan persiapan untuk berpartisipasi dalam World Horticultural Expo (Green X Expo 2027) yang akan berlangsung di Yokohama, Jepang, pada 19 Maret hingga 26 September 2027. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kamis (25/6/2026), di Ruang Rapat Utama Kemenko Bidang Pangan, Graha Mandiri, Jakarta Pusat.

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan mendapat mandat untuk mengoordinasikan keikutsertaan Indonesia dalam ajang hortikultura bergengsi tingkat dunia tersebut. Dalam pelaksanaannya, Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian ditunjuk sebagai Government Commissioner yang bertanggung jawab mengawal seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Keikutsertaan Indonesia dalam Green X Expo 2027 merupakan tindak lanjut dari komunikasi intensif antara Pemerintah Indonesia dengan panitia penyelenggara World Horticultural Expo. Sebelumnya, delegasi penyelenggara Green X Expo telah melakukan kunjungan resmi dan diterima oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada 23 Desember 2025.

Ajang internasional ini dinilai memiliki nilai strategis bagi Indonesia karena menjadi etalase dunia untuk memperkenalkan potensi nasional di berbagai sektor. Selain menampilkan daya saing hortikultura tropis Indonesia, Green X Expo juga menjadi momentum memperkuat diplomasi pangan, memperluas peluang perdagangan dan investasi, mengembangkan kerja sama bisnis, mempromosikan pariwisata, serta memperkenalkan inovasi smart climate farming sebagai bagian dari transformasi pertanian berkelanjutan.

Untuk memastikan kesiapan Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Pangan mengundang 43 mitra yang terdiri atas kementerian teknis, lembaga pemerintah, asosiasi, BUMN, hingga sektor swasta yang berpotensi terlibat dalam penyelenggaraan paviliun Indonesia di Yokohama.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta, khususnya mereka yang telah memiliki pengalaman mengikuti pameran internasional serupa di Jepang. Berbagai aspek teknis menjadi perhatian, mulai dari pengelolaan paviliun, penyusunan konten pameran, koordinasi antarlembaga, hingga strategi promosi Indonesia agar mampu tampil optimal di hadapan masyarakat internasional.

Seluruh masukan tersebut diterima dan dicatat oleh pimpinan rapat, Karsan, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian. Ia menegaskan bahwa setiap usulan akan menjadi bahan penyempurnaan dalam penyusunan kepanitiaan dan rencana operasional, sehingga seluruh kebutuhan delegasi Indonesia dapat dipersiapkan secara matang dan tidak ada aspek penting yang terlewat.

Melalui koordinasi lintas kementerian, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan, pemerintah berharap keikutsertaan Indonesia pada World Horticultural Expo (Green X Expo) 2027 tidak hanya menjadi ajang pameran semata, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai negara tropis yang unggul dalam bidang hortikultura, pangan, inovasi pertanian, serta ekonomi hijau di tingkat global.(*)

Related Posts

YANG TAK TERGANTIKAN OLEH AI

Oleh: Yaya Sunaryo Kontributor "Tujuan hidup bukanlah sanjungan. Bukan pula harta yang bertaburan. Melainkan jiwa yang bersih dan tenang, yang ilmu dan amalnya selalu seimbang." Begitulah Buya Hamka pernah mengingatkan. Sebuah nasihat sederhana, tetapi terasa semakin...

read more

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *